Tutorial Install OpenCV 3.3 pada Visual Studio 2017

OpenCV adalah library image processing & computer vision yang saat ini paling terkenal dan banyak digunakan. Alasannya komunitas pengembang OpenCV yang sangat aktif, free, serta memuat banyak sekali algoritma-algoritma image processing & computer vision, seperti face detection, edge detection, SIFT, stereo vision, konvolusi menggunakan filter window, dan masih banyak lainnya. Gambar di bawah ini beberapa contohnya.

SIFT(kiri) & face detection (kanan)
object tracing
Menggunakan deep learning, dapat melakukan segementasi dan pengenalan objek

Banyak hal keren yang bisa dilakukan bukan? Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tutorial cara instalasi OpenCV 3.3 pada Visual Studio 2017. Kita akan mengunakan Visual Studio 2017 versi Community, sehingga free dan legal. Pada kesempatan kali ini, saya menggunakan Windows 7 64-bit. Berikut ini adalah step-by-stepnya :

(1) Download Visual Studio 2017 Community version di website resminya, juga OpenCV 3.3 di website resminya.

 

(2) Install Visual Studio.
Karena Windows 7 sudah tidak disupport lagi oleh Microsoft, kemungkinan besar saat kita menginstall Visual Studio 2017, akan gagal dan diminta untuk menginstall “Service Pack 1 Windows 7“. (Bagi pengguna Windows 8 atau 10, kemungkinan langsung dapat menginstallnya, jadi abaikan saja step ini) Maka, kita harus mendownload di website Microsoft dan menginstallnya terlebih dahulu. Untuk mendapatkan link downloadnya, bisa googling, atau klik link berikut jika belum berubah. Download “Service Pack 1-nya” saja, dan sesuaikan dengan OS yang digunakan. Untuk kasus ini, saya akan mendownload yang 64-bit.Ternyata setelah install Service Pack 1, masih belum bisa juga install Visual Studio 2017. Kita masih diminta untuk install .Net Framework 4.6 atau yang lebih baru lagi. Maka download saja di link ini, atau jika link ini sudah tidak bisa, bisa googling. Setelah install .Net Framework, maka kita akan dapat menginstall Visual Studio 2017 Community Version. Microsoft menyediakan installer VS 2017 ini hanya dalam versi online, sehingga untuk menginstallnya, kita memerlukan koneksi internet. Karena kita hanya menggunakan c++ saja untuk OpenCV, maka kita hanya centang/install bagian c++ untuk VS 2017. Itu pun ukuran filenya sudah cukup besar, sekitar 5.76Gb. Tunggu proses hingga selesai. Durasinya sangat bergantung dengan koneksi internet kita. Saya pernah mencoba saat koneksi internet lancar, hanya membutuhkan waktu 30 menit. Pernah juga mencoba saat koneksi internet lambat, bisa membutuhkan waktu 3 jam.

 

(3) Install OpenCV.

Install OpenCV, saran saya tempatkan di drive C:\, seperti tampak berikut ini.

Tunggu sampai selesai. Maka kamu akan mendapatkan folder baru bernama “opencv”.

 

(4) Menambahkan path OpenCV ke sistem windows.

Caranya, klik kanan “My Computer”, pilih properties, maka akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Selanjutnya, klik “Advanced system setting“, pada tab “Advanced”, klik “Environment Variables”, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.Klik “Path“, dan “edit” seperti gambar di atas, kemudian masukkan path OpenCV kamu. Untuk case ini, path OpenCV saya adalah “C:\opencv\build\x64\vc14\bin“. Detailnya dapat dilihat pada tampilan di bawah ini.

Oke, kita telah berhasil menambahkan Path OpenCV ke OS kita. Untuk pengguna Windows 8 atau 10, langkahnya mirip-mirip.


(5) Membuat projek baru di Visual Studio.

Selanjutnya, kita akan membuat new project di Visual Studio untuk projek OpenCV kita. Klik menu “File>New>Project“, maka akan muncul seperti tampilan di bawah ini.

Pilih “Visual C++>Windows Dekstop>Windows Console Application”, kemudian beri nama project kita. Kali ini saya akan beri nama “FirstTryOpenCV“. Untuk “Location“, saya akan gunakan defaultnya saja. Terakhir, klik “Ok”.

 

(6) Memasukkan libary OpenCV di project properties Visual Studio.

Untuk bisa menggunakan libary OpenCV, selain kita menambahkan path ke sistem OS kita, maka kita juga harus menambahkan ke setting projek kita di Visual Studio. Ada fitur Visual Studio yang sering dilupakan oleh orang-orang untuk melakukan hal ini, yaitu dengan cara membuat file “Property Manager”. Keuntungannya adalah ketika kita membuat projek OpenCV baru lagi, kita tidak perlu men-setting ulang, tetapi cukup menambahkan file “Property Manager” yang telah kita buat sebelumnya.

Caranya, buka menu “View”>”Other Windows”>”Property Manager“. Kemudian bagian kanan akan muncul window baru seperti tampilan di bawah ini.

Klik kanan pada “Debug | x64“, pilih “Add New Project Property Sheet“, beri nama misalnya “OpenCV_3.3_Debug64bit.props“. Kemudian akan muncul tepat di bawah “Debug | x64“. Selanjutnya, klik kanan, dan pilih “Properties” seperti tampilan di bawah ini.Setelah itu, masukkan path folder “includeOpenCV  ke “C/C++>Additional Include Directories” seperti tampak pada tampilan di bawah ini. Sesuikan path folder “include” kamu. Untuk case saya, pathnya adalah “C:\opencv\build\include“.

Langkah selanjutnya, tambahkan path folder “libOpenCV ke “Linker>Additional Library Directories” seperti tampak pada tampilan di bawah ini. Sesuaikan dengan path kamu. Untuk case saya, pathnya adalah “C:\opencv\build\x64\vc14\lib

x64” di sini adalah library OpenCV yang akan kita gunakan adalah untuk membuat program 64-bit. Kemudian “vc14” ini adalah kode untuk Visual Studio 2015. Kode untuk Visual Studio 2017 adalah vc15. Akan tetapi untuk case ini, kita dapat menggunakan vc14 pada Visual Studio 2017 [already tested kok 🙂 ].

Terakhir, tambahkan path file .lib ke “Linker>Input>Additional Dependencies” seperti tampak pada tampilan di bawah ini. 

Karena saat ini kita setting untuk mode “Debug“, maka yang kita tambahkan adalah “opencv_world330d.lib“. Untuk mode “Release“, yang kita gunakan adalah file “opencv_world330.lib” (bedanya tanpa “d” di bagian akhir saja). Cara menambahkannya, cukup klik <Edit…> seperti tampilan di atas, dan ketikkan “opencv_world330d.lib” ke dalam kotak yang tersedia. Setelah kita tambahkan, maka tampilannya akan seperti ini.

Terakhir, klik “Ok” dan selesai 🙂
Kita telah melakukan setting untuk mode “Debug“. Jika kamu ingin membuat program dalam modeRelease“, maka lakukan langkah (6) kembali untuk “Release | x64“. Ingat, untuk menambahkan path file .lib, sekali lagi, untuk mode “Release“, gunakan “opencv_world330.lib” (tanpa “d” di bagian akhir). Bagi yang kurang familiar apa itu mode “Debug” dan “Release“, bisa baca di sini 🙂

 

(7) Terakhir, kita tes API OpenCV untuk membaca dan menampilkan gambar.

Selamat! Semua setting sudah kita lakukan. Selanjutnya kita akan mencoba untuk mengetes API OpenCV untuk membaca dan menampilkan gambar. Maka dari itu, tambahkan sebuah file gambar pada folder projek kamu. Untuk case ini, saya menambahkan file “lena.jpg“seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Lalu, gunakan code berikut ini.

#include "stdafx.h"//header wajib untuk Visual Studio
#include <opencv2/core/core.hpp>//header untuk OpenCV
#include <opencv2/highgui/highgui.hpp>//header untuk OpenCV
#include //header untuk IO c++, seperti cin, cout

using namespace cv;
using namespace std;

int main()
{
Mat image;//membuat matrik untuk menyimpan gambar
image = imread("lena.jpg", 1); // membaca gambar.  1 untuk dibaca sebagai RGB image, 0 untuk grayscale image

if (!image.data) // mengecek apakah file imagenya ada atau tidak
{
cout << "Image tidak bisa ditemukan. Periksa lagi path image kamu." << endl;
}

namedWindow("lena", WINDOW_AUTOSIZE);// Membuat window untuk menampilkan gambar
imshow("lena", image);// Menampilkan image ke window yang telah dibuat
waitKey(0);// Imshow hanya akan menampilkan image setelah diikuti dengan waitKey. waitKey ini sebenarnya berfungsi untuk menyimpan keystroke keyboard yang ditekan. Selebihnya bs dibaca di web OpenCV
return 0;
}

Ingat, karena kita menggunakan library OpenCV x64, maka kita juga harus mengubahnya di Visual Studio seperti tampak pada gambar di bawah ini. Terakhir, compile code kita dengan klik tombol “Local Windows Debuger” yang tepat berada di samping kanannya.

Jika kamu mengikuti langkah-langkah instalasi dengan benar, maka program akan berjalan dan berikut ini hasilnya. Selamat, kamu telah berhasil setting OpenCV pada Visual Studio 2017, dan semuanya free + legal. Selanjutnya, kamu bisa mencoba algoritma-algoritma menarik lainnya yang ada di OpenCV. Selamat bersenang-senang 🙂

* Bagi kamu yang menggunakan Windows 32-bit, maka setelah program berhasil di-compile oleh Visual Studio, program tidak dapat berjalan, seperti tampilan di bawah ini.
Hal ini dikarenakan program yang di-compile adalah untuk sistem 64-bit, dan libary OpenCV yang kita gunakan juga “x64“, yang berarti “64-bit”. Untuk membuat program versi 32-bit yang bisa berjalan di OS 32-bit, maka kita harus menggunakan library OpenCV x86. Sayangnya, versi x86 tidak pre-build, alias kita harus mem-buildnya sendiri. Hanya x64 yang pre-build sejak OpenCV 3.1. Untuk mem-build versi x32, salah satunya bisa menggunakan cmake. Caranya bisa mengikuti tutorial yang sudah saya buatkan  di sini.

*versi video tutorialnya

Advertisements

3 thoughts on “Tutorial Install OpenCV 3.3 pada Visual Studio 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s